Minggu, 07 Februari 2010

Ensiklopedi Adab Islam


Seluruh syariat Islam, baik yang hukumnya wajib, sunnah, mustahab, maupun mubah baik yang berhubungan secara vertikal, antara hamba dengan Penciptanya, maupun secara horizontal, antar sesama hamba, berfungsi untuk menjaga hubungan baik dengan Pencipta dan dengan sesama mereka secara beradab. Apabila seorang hamba telah memberikan hak-hak dan melaksanakan kewajiban-kewajiban kepada Penciptanya dan kepada sesama hamba, berarti dia tergolong hamba yang beradab. Sebaliknya, apabila dia tidak melaksanakan hal-hal tersebut, maka dia digolongkan ke dalam golongan hamba yang tidak beradab. Semua itu telah diatur sedemikian rupa oleh syari'at Islam.

Seorang Muslim yang telah melaksanakan adab-adab tersebut sesuai dengan syari'at Islam berarti ia telah beradab dengan adab islami. Dalam hal ini, Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam adalah teladan bagi setiap Muslim dalam beradab islami. Setiap hari selama 24 jam, beliau selalu menjaga hubungan baik dengan Penciptanya dan dengan sesama hamba. Mulai dari masalah kecil keseharian, seperti tidur, mandi, makan, minum, dan lain-lain, hingga yang besar, seperti mengatur negara, berperang, berdamai, dan lain-lain mulai dari urusan ukhrawi ibadah hingga urusan duniawi. Dengan demikian, tampaklah suatu peradaban yang indah, harmonis, demokratis, tertib, rapi, manusiawi, sekaligus bersifat ilahiyah yang jauh dari kesan kekerasan, kekejaman, diskriminasi, dan kesan-kesan negatif lainnya.

Yang perlu digarisbawahi dalam hal ini ialah bahwa semua itu hanya ada di dalam agama Islam sehingga Islam layak disebut sebagai agama yang berperadaban dan penganutnya adalah manusia-manusia yang berperadaban tinggi (masyarakat madani).Lantas, dari manakah kesan terorisme dan teroris didapatkan? Ataukah stigma seperti itu sengaja dipropagandakan oleh musuh-musuh Islam untuk memojokkannya? Anda tidak perlu berpikir ulang untuk menemukan jawaban yang tepat atas pertanyaan-pertanyaan tersebut setelah membaca buku Ensiklopedi Adab Islam ini. Selamat membaca!

sumber:www.pustakaimamsyafii.com

Terungkap, Rahasia Kecepatan Sperma!


WASHINGTON, KOMPAS.com — Para ilmuwan akhirnya berhasil mengungkap mekanisme yang mengontrol pergerakan sel sperma saat mendekati sel telur untuk membuahinya. Penemuan itu menjadi babak baru dalam riset tentang kesuburan sekaligus membuka jalan bagi pengobatan dan penciptaan alat kontrasepsi pria.

Seperti dilaporkan jurnal Cell edisi Februari, Dr Yuriy Kirichok dan rekannya dari Universitas California di San Francisco berhasil mengamati perilaku sperma. Sperma ternyata tidak langsung bererang sesaat setelah ejakulasi. Akan tetapi, ketika mereka masuk dalam saluran reproduksi wanita, mereka mulai berenang dan menambah kecepatannya ketika mendekat pada sel telur.

Sel sperma rupanya memiliki keterbatasan. Untuk menjadi sang juara, mereka harus menunggu saat yang tepat. Sang pemenang tidak langsung bergerak, tetapi mereka menunggu sesaat sebelum kemudian berenang sporadis mendekati sel telur.

Menurut peneliti, pergerakan sperma juga dipengaruhi oleh tingkat keasaman (pH) internal mereka. Sebuah pori-pori kecil pada permukaan sel sperma akan menentukan perubahan pH ini yang kemudian menjadi pelecut gerakan pada ekor sperma.

Dari riset-riset terdahulu memang telah terungkap bahwa tingkat aktivitas sperma sangat ditentukan oleh pH internalnya. Akan tetapi, ilmuwan saat itu belum menemukan mekanisme yang dapat mengatur tingkat asam atau basanya sperma.

Dalam risetnya, Dr Yuriy Kirichok menemukan bahwa untuk meningkatkan pH menjadi lebih alkalin (basa), sel sperma harus membuang molekul proton. Untuk mewujudkan hal itu, dapat dilakukan lewat pori-pori pada permukaan sel sperma.

"Konsentrasi proton di dalam sperma 1.000 kali lebih tinggi dibandingkan di luarnya. Hanya dengan membuka sebuah pori-pori, proton akan keluar—kami juga telah mengidentifikasi molekul yang membuat mereka keluar," ujarnya.

Kirichok menambahkan, pori-pori tesebut, atau yang disebut peneliti dengan istilah saluran Hv1 proton, tampaknya dikonsidikan dalam posisi terbuka. Pori-pori itu dapat merespons sejenis zat yang disebut anandamide, yang terdapat pada alat reproduksi perempuan dan zat itu kadarnya tinggi di sekitar sel telur.

Anandamide adalah endocannabinoid, sejenis bahan alami yang dapat memengaruhi neuron. Menurut peneliti, zat cannabinoids yang ditemukan pada mariyuana juga memiliki efek serupa sehingga hal itu dapat menjelaskan mengapa penggunaan ganja menyebabkan kemandulan pada pria.

"Mariyuana tampaknya membuat sperma menjadi aktif secara prematur sehingga mereka hangus dalam hitungan jam," ujar Dr Kirichok.

Ortu Protektif Membuat Anak jadi Liar Penulis : Yulia Permata Sari


TIDAK sedikit orang tua yang tanpa sadar memperlakukan anak dengan cara keliru sehingga berdampak buruk terhadap perkembangan psikologisnya. Hal-hal kecil yang dilakukan seperti memarahi anak di hadapan orang lain, terlalu protektif, sering menghukum dan membatasi hubungan sosialnya bisa menghancurkan kehidupan anak.

Berikut ini adalah sejumlah cara memperlakukan anak yang sebaiknya dihindari oleh setiap orang tua:

1. Memarahi anak di depan publik
Jika anak melakukan suatu perbuatan yang tidak pantas, wajar jika Anda ingin membuatnya disiplin. Mengajarkan kedisiplinan kepada anak memang sangat krusial, tetapi apakah perlu memarahinya di hadapan orang lain seperti tetangga atau teman-temannya? Lebih baik, tunggu sampai Anda berada di tempat yang lebih terjaga privasinya sebelum menasihati anak. Jika tidak, anak akan menjadi penakut setiap waktu dan orang-orang yang menyaksikan Anda memarahinya pun akan merasa risih.

2. Memberi contoh buruk
Jangan mengajarkan ini dan itu kepada anak jika Anda tidak mampu memberikan contoh yang baik kepadanya. Coba bayangkan, apa yang dipikirkan anak ketika Anda menasihatinya agar tidak berbohong, sementara Anda sendiri justru melakukan hal sebaliknya. Contoh, suatu hari anak mengangkat telepon yang ternyata ditujukan untuk Anda. Akan tetapi, karena malas menerima telepon itu, Anda meminta anak mengatakan kepada si penelepon bahwa Anda tidak berada di rumah.

3. Menghancurkan harapan anak
Pernahkah anda menghancurkan harapan yang dibangun anak, atau mengatakan kepadanya bahwa cita-citanya untuk menjadi presiden atau superstar tidak realistis? Sebagai orang tua yang baik, sudah seharusnya Anda memberikan dorongan kepada anak untuk melakukan yang terbaik dalam bidang apa pun yang diinginkannya.

4. Terlalu protektif
Anak-anak benci ketika orang tua mereka menempel terus seperti lem dan terlalu protektif terhadap mereka. Hal itu membuat mereka merasa seperti tidak dipercaya. Selain itu, proteksi yang berlebihan juga justru membuat anak menjadi liar ketika akhirnya berhasil melepaskan diri dari cengkeraman orang tua.

5. Membatasi hubungan
Banyak orang tua merasa tidak nyaman mengizinkan anak berpacaran sebelum mereka berusia minimal 17 tahun. Akan tetapi, hal itu sesungguhnya sebuah proses pendewasaan yang harus mereka jalani. Bagi anak-anak, hubungan asmara yang tumbuh pun kemungkinan besar tidak lebih dari sekadar cinta monyet. Oleh karena itu, tidak perlu langsung panik ketika anak mengatakan ingin memiliki seorang pacar.

6. Salah memberi hukuman
Tidak sedikit orang tua menghukum anak dengan cara yang keliru ketika mereka melakukan sesuatu yang tidak dapat diterima. Misalnya, Anda menghukum anak tidak boleh bermain karena mendapatkan nilai jelek saat ulangan, atau menghukumnya dengan tidak memperbolehkan menggunakan telepon karena ia terlambat pulang ke rumah setelah bermain dengan teman-temannya. Akan tetapi, yakinkah Anda semua konsekuensi tersebut benar-benar mampu menyelesaikan masalah? Apakah tidak lebih baik jika Anda berbicara dulu kepada anak hingga mengetahui dengan jelas sumber masalah, daripada memberikannya hukuman keras yang tidak relevan?

7. Memaksa menuruti kemauan
Anak adalah individu yang berbeda dengan Anda, yang memiliki keindahan dan kelebihannya sendiri. Oleh karena itu, jangan pernah memaksa anak mengikuti jejak Anda, misalnya dalam hal pendidikan atau pilihan karier di masa depan. Sebaiknya, bimbing anak untuk memaksimalkan segala bakat dan kelebihannya agar menjadi yang terbaik. (OL-08)

www.mediaindonesia.com

10 Tip Memilih Mainan Aman untuk Balita Penulis : Yulia Permata Sari


MEMILIH mainan yang tepat dan aman untuk anak balita bisa menjadi pekerjaan menantang bagi orang tua. Betapa tidak, begitu melangkahkan kaki ke dalam seksi mainan di sebuah department store, Anda langsung disambut dengan berbagai jenis mainan yang ditata teratur di rak pajangan. Jika demikian, orang tua mana yang tidak akan pusing dibuatnya?

Mainan untuk anak seharusnya bersifat menyenangkan dan menjadi bagian penting dalam proses tumbuh kembang sang buah hati. Akan tetapi, jika tidak cermat memilih, mainan tersebut bisa membahayakan jiwa anak. Risiko terbesar bagi anak berusia di bawah tiga tahun adalah tersedak, karena mereka cenderung suka memasukkan benda-benda ke dalam mulutnya. Inilah alasan mengapa Anda sebagai orangtua juga harus mempertimbangkan faktor usia dalam memilih mainan.

Oleh karena itu, sangat penting bagi setiap orang tua untuk mengawasi mainan apa yang dimainkan anaknya. Berikut ini adalah sejumlah panduan mendasar yang sebaiknya Anda perhatikan saat membeli mainan anak:

1. Jika mainan terbuat dari kain, pilih yang memiliki label flame resistant atau flame retardant. Untuk mainan yang bewarna-warni, periksa apakah mencantumkan keterangan bahwa cat yang digunakan bebas timah.

2. Pilih boneka yang mencantumkan label washable. Sementara itu, bahan-bahan kesenian seperti krayon, spidol warna, cat air atau cat minyak harus mencantumkan keterangan nontoxic.

3. Pastikan mainan tidak mengeluarkan bunyi yang terlalu keras untuk telinga anak. Suara bising dari mainan kerincingan, mainan musik, atau mainan elektronik bisa sekeras suara klakson mobil, apalagi jika anak mendekatkannya ke telinga. Mainan tersebut bisa berkontribusi terhadap masalah kerusakan pendengaran.

4. Baca selalu label mainan sebelum membeli untuk memeriksa apakah mainan itu sesuai bagi usia anak Anda. Pertimbangkan temperamen, kebiasaan, serta sifat anak untuk menentukan mainan yang paling tepat baginya.

5. Meskipun anak menunjukkan perkembangan yang lebih maju dibandingkan anak-anak lain seusianya, bukan berarti Anda boleh membelikannya mainan untuk anak berusia lebih tua daripadanya. Sebab, tingkatan usia untuk mainan ditentukan berdasarkan tingkat keamanan, bukan berdasarkan kecerdasan atau kedewasaannya.

6. Cari mainan yang cukup kokoh untuk menahan tarikan dan putaran. Pastikan semua bagian seperti mata, hidung, kancing, dan bagian lain yang gampang copot terpasang dengan kuat.

7. Pastikan mainan untuk diremas, kerincingan, serta mainan untuk gigitan bayi memiliki ukuran cukup besar sehingga tidak muat dimasukkan ke dalam mulut dan kerongkongannya.

8. Hindari mainan bertali karena memiliki risiko anak tercekik karenanya.

9. Hindari mainan plastik tipis yang mudah pecah menjadi potongan-potongan kecil dan meninggalkan tepian yang bergerigi tajam.

10. Hindari kelereng, koin, atau bola yang memiliki diamater kurang dari 4,4 cm karena memiliki bahaya tersedak. (OL-08)

sumber: www.mediaindonesia.com

Tip Cerdas Pilih Makanan Bayi


SAAT ini, tersedia banyak pilihan makanan yang lezat dan sehat untuk bayi. Akan tetapi, tidak semua jenis makanan tersebut ramah untuk bayi (baby-friendly).

Nah, berikut ini adalah daftar makanan yang sebaiknya Anda hindari karena tidak baik untuk kesehatan bayi:

1. Gula, sirup jagung tinggi fruktosa, garam, dan kafein
Tunda memperkenalkan makanan yang mengandung zat-zat tersebut selama mungkin kepada bayi. Hindari makanan yang mengandung zat-zat tersebut sebagai bahan baku.

2. Kaya nitrat
Bit, wortel, buncis, bayam, dan hot dog, ham sosis, salami dan berbagai makanan olahan daging lainya sebaiknya diperkenalkan kepada bayi yang berusia delapan bulan ke atas.

3. Mengandung bakteri
Madu dan makanan yang tidak melalui proses pasteurisasi (misalnya sari apel), blue cheese, dan ikan mentah sebaiknya diperkenalkan kepada bayi berusia di atas 12 bulan.

4. Pemicu alergi
Buah berry, cokelat, buah-buahan jeruk, susu sapi, putih telur, ikan dan kerang, kacang, kenari dan tomat merupakan sejumlah makanan yang dapat memicu alergi. Perkenalkan kepada bayi jika usianya sudah di atas 12 bulan, atau lebih dewasa daripada itu. Hindari juga makanan olahan yang mengandung zat penyedap, pengawet, dan pewarna buatan.

5. Penyebab tersedak
Kacang-kacangan, selai kacang, caramel, permen, permen karet, anggur, buah-buahan dan sayur mentah dan keras, potongan daging, daging asap, hot dog, kwaci, popcorn, kismis, dan keripik kentang, sebaiknya diperkenalkan kepada bayi jika usianya sudah menginjak 2-3 tahun.

6. Bersuhu panas
Semua makanan sebaiknya disajikan dalam keadaan dingin pada temperatur ruangan, atau suam-suam kuku. Perkenalkan sejak bayi berusia 2-3 tahun. (OL-08)

Penulis : Yulia Permata Sari
sumber: www.mediaindonesia.com

Ibu Hamil, Penuhilah 7 Zat Gizi Penting Ini!


KOMPAS.com- Gizi ibu hamil disebut sempurna bila setiap hari ia mengonsumsi makanan yang mengandung seluruh zat gizi dalam jumlah yang sesuai kebutuhan.

* Kalori
Kekurangan kalori dapat mengganggu proses tumbuh kembang janin dan berbagai perubahan dalam tubuh ibu. Selain itu, konsumsi kalori (karbohidrat dan lemak) yang rendah akan menyebabkan banyak protein terbuang sebagai sumber energi.

* Protein
Protein dibutuhkan untuk pembangunan sel-sel baru janin dan untuk pembentukan semua bahan pengatur, seperti hormon ibu dan janin. Protein juga menjadi struktur dasar bagi pembentukan organ-organ dalam tubuh. Itulah sebabnya, ibu hamil dianjurkan estra protein sebanyak 12 gram sehari atau setara dengan dua butir telur ukuran besar setiap hari.

* Serat
Konsumsi serat yang rendah menyebabkan Anda mengalami sembelit atau sukar buang air besar.

* Asam folat dan seng
Kekurangan kedua jenis zat gizi ini menyebabkan gagalnya pembentukan otak yang sempurna, sehingga menimbulkan cacat bawaan pada susunan saraf pusat dan otak janin.

* Kalsium
Jika ibu hamil kurang mengonsumsi makanan yang mengandung kalsium, janin akan mengambil persediaan kalsium yang ada dalam tulang ibu. Akibatnya ibu akan menderita kerapuhan tulang (osteoporosis).

* Zat besi
Suplai zat besi yang cukup sangat diperlukan, karena volume darah Anda selama hamil akan meningkat sampai 30 persen. Jadi, jika kekurangan zat besi, maka ibu hamil dapat menderita anemia. Bukan hanya itu, kelancaran proses melahirkan pun terganggu.

* Air
Dehidrasi dapat berakibat fatal, karena bisa menyebabkan ibu hamil dirawat di rumah sakit. Oleh karena itu sebaiknya Anda minum minimal 10 gelas air putih setiap hari. Sebagai variasi, Anda dapat mengganti air putih dengan jus buah atau yogurt.

Sumber: Buku 9 Bulan yang Menakjubkan (www.kompas.com)

Agar Singkong Lebih Bergizi


Minggu, 7/2/2010 | 12:45 WIB

KOMPAS.com - Singkong merupakan pangan lokal yang telah lama diminati oleh masyarakat. Pada zaman perang, saat masuknya Jepang ke Indonesia, beras sangat langka dan sulit didapat, tetapi masyarakat tidak kurang akal. Kita semua memanfaatkan singkong sebagai pengganti nasi. Ini berarti masyarakat telah mengenal makanan yang mengenyangkan (sumber karbohidrat), memilih singkong sebagai makanan pokok karena mudah didapat di pasar.

Sebenarnya saat itu sumber karbohidrat jenisnya sangat banyak, seperti talas, ganyong, dan ubi. Namun, yang populer adalah singkong yang dimasak dengan diparut (sawut) yang bentuknya mirip nasi. Ditinjau dari segi gizi, selain merupakan sumber kalori, singkong juga mengandung protein, lemak, hidrat arang, kalsium, fosfor, zat besi, serta vitamin B dan vitamin C.

Kandungan protein yang kecil dapat dipadukan dengan protein dari lauk-pauk sehingga dapat melengkapi kebutuhan sehari-hari. Juga dapat melengkapinya dengan sayuran dan buah.

Sekarang ini para ahli telah banyak memanfaatkan singkong menjadi industri seperti dibuat beras aruk yang berbentuk butiran menyerupai beras. Ini dapat diolah menjadi nasi aruk atau dapat dicampur dengan beras dan rasanya tetap nikmat. Selain itu, juga diolah menjadi mi cassava (singkong).

Mi singkong ini merupakan produk olahan campuran tepung singkong dan pati singkong yang dapat dibuat dalam bentuk basah maupun kering. Salah satu produk yang terkenal adalah mi bendo, produk ini dihasilkan oleh pengusaha di Desa Bendo, Kabupaten Bantul, Provinsi DIY.

Industri tepung cassava
Tepung cassava adalah tepung yang dibuat secara langsung dari singkong yang dikeringkan dan dijadikan tepung, tetapi bukan dibuat gaplek sehingga warnanya masih keputihan. Tepung inilah yang kemudian diolah menjadi mi dan hasil masakan dari mi ini tetap nikmat. Hal ini bergantung pada bagaimana mengolah resepnya dan campuran isinya.

Karena singkong dianggap bernilai sosial rendah dalam era globalisasi, kita dapat mengangkatnya sesuai selera global. Misalnya, selera serba mentega dan telur menjadi cake atau dengan selera serba keju dibuat combro yang rasanya lebih nikmat sehingga pastinya akan diminati karena dimodifikasi dengan penambahan keju.

Ini hanyalah salah satu contoh, sebenarnya hidangan apa pun jika diramu dengan perpaduan yang lengkap gizi akan menjadi hidangan yang sehat dan nikmat. Oleh karenanya, jangan meremehkan satu jenis makanan karena jika diracik dan dipadu dengan bahan dan bumbu yang tepat, akan menjadi hidangan yang nikmat, malahan bergizi dan sehat.

Oleh: Ibu Tuti Soenardi



Editor: din

Sumber: Kompas Cetak